BANGKALAN, Ungkapjatim.com – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan sosialisasi dan praktik pengolahan jagung menjadi susu jagung bagi perempuan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Desa Keleyan ini bertujuan mengenalkan inovasi pangan lokal yang bergizi sekaligus memiliki nilai jual, sehingga jagung yang melimpah di desa dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat.
Kegiatan ini dijalankan oleh tujuh mahasiswa, Muaddin, Mahrus Ali, Moh. Khoiron Jaza, Karisma Kafur Denis Ayunandara, Qorina Jamalia, Nanda Nur Sajida Shofiyah, dan Nuraida Ameliana Putri, yang dibimbing oleh Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM), Fajar Luqman Tri Ariyanto, S.Pd., M.Pd., Dwi Bagus Rendy Astid Putera, S.Pd., M.Pd., dan Dya Qurotul A’yun, S.Pd.
Posyandu yang di jalankan di Desa Keleyan, perempuan Desa tidak hanya mendengarkan penjelasan tentang manfaat gizi jagung, tetapi juga langsung mempraktikkan proses pengolahannya, mulai dari persiapan bahan hingga menjadi susu jagung yang siap dinikmati. Suasana berlangsung hangat dan interaktif karena peserta aktif bertanya dan mencoba sendiri setiap tahapan pembuatan.
Salah satu mahasiswa UTM yang menjalankan Sosialisasi, Muaddin, menyampaikan bahwa inovasi ini dipilih karena melihat kebiasaan pemanfaatan jagung di desa tersebut.
“Masyarakat Desa keleyan selalu memanfaatkan jagung hanya untuk pakan ternak dan nasi jagung,” Ujarnya.
Mahasiswa FKIP UTM itu sangat menyayangkan, jika komoditas yang banyak ditemui di Desa Keleyan tidak dimanfaatkan menjadi barang yang lebih berharga.
“Olahan jagung ini tidak hanya bergizi, tetapi juga dapat bernilai ekonomis untuk dikembangkan lebih lanjut oleh masyrakat” Sampainya. “Salah satunya adalah Susu Jagung” Tambahnya Selasa (15/9/2026).
Program sosialisai yang dijalankan tujuh mahasiswa itu menuai banyak renspon positif dan antusias masyarakat Desa Keleyan. Salah satunya datang dari seorang ibu yang mengaku senang dan berterima kasih atas ilmu yang diberikan.
“Kami senang sekali, ternyata jagung bisa dibuat susu yang enak dan sehat” Tuturnya. “Sehingga, kami punya ide baru untuk mencobanya di rumah dan diperjualbelikan,” Jelasnya.
Para peserta berharap, bahwa kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar keterampilan dan pengetahuan perempuan Desa semakin berkembang, Selasa (15/9/2026). (Mk*)

Tinggalkan Balasan